Minggu, 20 Juni 2010

READ MORE -

Jumat, 18 Juni 2010

KLIK GAMBAR r_cham.blog
READ MORE -

DASA DARMA

Setiap anggota Gerakan Pramuka wajib memahami isi
dan makna Dasa Darma Pramuka yang merupakan ketentuan moral. Dalam
kegiatan Pramuka di tingkat gugus depan, Dasa Darma menjadi materi
wajib di setiap tingkatan, baik penggalang, ramu, rakit, dan terap.

KALAU dilihat dari isi materi tersebut, ternyata
Dasa Darma memiliki nilai kandungan dalam diri manusia sebagai pribadi
manusia seutuhnya. Metode penghafalan materi tersebut dalam kegiatan
Pramuka sudah banyak yang diperkenalkan oleh para pembina, dengan cara
tersendiri.

Penulis pun sebagai pembina di lapangan memiliki
cara atau pedoman agar siswa dapat menghafal Dasa Darma Pramuka dengan
mudah. Pedoman itu adalah Ta-Ci-Pa-Pat-Re-Ra-He-Di-Ber-Su.

Dasa Darma Pramuka itu

1. Ta: Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Sebagai
pribadi yang lemah, kita harus menyembah Tuhan YME. Dia adalah pencipta
yang ada di bumi dan di langit dan segala makhluk yang terlihat maupun
tidak terlihat. Sebagai pribadi lemah dan ciptaan-Nya, kita wajib
menjalankan perintah-Nya. Contohnya, sebagai muslim mengerjakan salat
lima kali sehari semalam, membaca Alquran, puasa, dan lain-lain.

2. Ci: Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Selain sebagai makhluk pribadi, kita juga sebagai makhluk sosial.
Artinya, makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri. Kita perlu teman,
bergaul, bertetangga. Kita tidak bisa hidup tanpa orang lain, kita
memerlukan bantuan orang lain.

3. Pa: Patriot yang sopan dan ksatria. Sebagai
Pramuka, kita harus berperilaku yang sopan. Tindak-tanduk dalam
bersikap dan bertutur kata mesti diperhatikan. Kesopanan melambangkan
pribadi seseorang di tengah-tengah pergaulan dalam masyarakat.

4. Pat: Patuh dan suka bermusyawarah. Dalam situasi
dan kegiatan apa pun, anggota Pramuka wajib taat dan patuh terhadap
aturan yang berlaku, dan dalam kegiatan Pramuka selayaknya
bermusyawarah dalam mengambil keputusan terbaik dan memuaskan.

5. Re: Rela menolong dan tabah. Pramuka senantiasa
rela dalam menolong tanpa membedakan agama, warna kulit, suku, dan
sebagainya, dan harus didasari oleh hati yang ikhlas, tulus, tanpa
diembel-embeli oleh sikap ingin dipuji. Dalam setiap perjuangan itu
seorang anggota Pramuka harus tabah menghadapi gangguan, tantangan,
halangan, dan hambatan.

6. Ra: Rajin, terampil, dan gembira. Anggota Pramuka
itu harus rajin melakukan sesuatu yang positif. Kegiatan ketika ia
berada dalam pembinaan Pramuka harus diimplementasikan dalam kegiatan
sehari-hari. Jangan rajin karena waktu penggodokan dalam kegiatan,
tetapi harus dibuktikan ketika ia di rumah, di sekolah. Dalam
melaksanakan kegiatan itu pun harus dilaksanakan dengan senang dan
gembira.

7. He: Hemat, cermat, dan bersahaja. Ada ungkapan
yang mengatakan “hemat pangkal kaya”. Betul sekali dengan berhemat,
tidak menghambur-hamburkan uang untuk jajan, tidak berhura-hura untuk
kepentingan sesaat merupakan awal menjadi orang kaya. Pramuka harus
cermat dalam pengeluaran uang, memprioritaskan apa yang harus dibeli
atau didahulukan, dan mana yang tidak perlu janganlah dibeli. Meskipun
ia kaya, seorang Pramuka jangan sombong di depan orang lain, jangan
angkuh, bersahaja dalam bergaul.

8. Di: Disipilin, berani, dan setia. Anggota Pramuka
harus hidup dengan disiplin, baik dalam waktu belajar di sekolah,
bermain, dan sebagainya. Kalau Pramuka seperti itu maka hidup tak akan
percuma, tetapi akan berguna dalam mencapai cita-cita. Anggota Pramuka
harus berani karena benar, tetapi takut karena salah. Jangan berani
karena kesalahan, beranilah karena kebenaran. Pramuka harus setia
terhadap janji setianya karena itulah nilai-nilai luhur pribadi manusia.

9. Ber: Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Setiap anggota Pramuka harus bertanggung jawab terhadap apa yang telah
ia perbuat, jangan lari, jangan lempar batu sembunyi tangan. Ia harus
konsekuen karena ini adalah modal dari kepercayaan terhadap kita.

10. Suc: Suci dalam pikiran, perkataan, dan
perbuatan.
Inilah pribadi manusia yang sejati, bersih pikiran, tidak
ada iri dan dengki.

Jika semua anggota Pramuka memahami itu semua, insya
Allah ia akan menjadi pribadi yang tangguh, bermanfaat bagi diri
sendiri, bangsa, dan negara.

READ MORE - DASA DARMA

Lomba Tingkat (LT) III

A. Nama Kegiatan

Lomba Tingkat III Kwarcab Ponorogo tahun 2010 disingkat dengan LT III Kwarcab Ponorogo 2010

B. Tema

DENGAN PERSATUAN LT III 2010 KWARTIR CABANG PONOROGO , KITA PERKUAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

C. Motto

SEMANGAT, SPORTIF, BERPERESTASI

D. Slogan

BERKOMPETISI DAN BERSAHABAT

E. Tekad

MAJU TERUS PANTANG MUNDUR

F. Waktu & Tempat Pelaksanaan

Tanggal 27-29 Juni 2010 bertempat di Lapangan Batalyon Kodim 0802 Ponorogo

G. Peserta

Masing-masing Kwarran mengirimkan 2 regu (1 Regu Putra dan 1 regu putri, tiap regu terdiri dari 10 orang pramuka Penggalang ) utusan (regu berprestasi tinggi LT II) dari masing-masing Kwartir Ranting se-Kabupaten Ponorogo

H. Biaya Pendaftaran

Rp 50.000,- per orang

I. Bentuk Kegiatan (mengacu pada kegiatan LT IV Kwarda Jatim)

Kegiatan ini berbentuk Safari Camp dengan rencana kegiatan:

Hari I

- Upacara Pembukaan

- Safari Camp untuk Putra

- Kegiatan di Buper untuk Putri

Hari II

- Safari Camp untuk Putri

- Kegiatan di Buper untuk Putra

Hari III

- Upacara Penutupan

J. Technical Meeting

TM akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2010 pukul 07.30 WIB di Kwarcab Ponorogo diikuti oleh Pembina Pendamping masing-masing calon peserta LT III.

K. Informasi lebih lanjut

Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan langsung kepada panitia LT III di Kwarcab Ponorogo No. Telepon (0352) 482443.

READ MORE - Lomba Tingkat (LT) III